Keindahan Pantai Guhabi yang Mempesona di Mawasangka Timur

0

BUTON TENGAH – Keindahan alam Sulawesi Tenggara tidak akan pernah ada habisnya untuk dibahas. Keindahan alam merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa, salah satunya yakni Pantai Gubahi yang berada di Desa Lasori, Kecamatan Mawasangka Timur, Kabupaten Buton Tengah.

Pantai ini merupakan salah satu tempat favorit bagi warga sekitar untuk menikmati sunset sambil menikmati segelas kopi bersama kerabat, pasangan, maupun keluarga. Diseberang pantai ini Kita juga dapat menemukan taman ikan terbang yang diresmikan pada awal Tahun 2020.

Taman ini dilengkapi dengan gazebo untuk memanjakan para pengunjung menikmati keindahan alam dipagi maupun sore hari.  Taman ini menjadi salah satu ikon dari pantai Gubahi  sehingga banyak para pengunjung yang menghabiskan waktunya untuk liburan atau hanya sekedar bersantai.

“Ikan terbang menjadi ikon desa lasori dikarenakan sebagian besar nelayan di Desa Lasori menangkap ikan terbang”, kata Amrin salah satu pemuda Desa Lasori.

Untuk sampai ke tempat ini, kita bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Dari pelabuhan wamengkoli menuju pantai gubahi dapat ditempuh selama 90 menit dengan jarak sejauh 57 KM. Sedangkan jika dari pelabuhan laut Lombe, hanya memerlukan waktu sekitar 60 menit.

Jika ingin menggunakan transportasi laut, Kita bisa menggunakan kapal dari pelabuhan jembatan batu Baubau dengan waktu tempuh 1 jam langsung tiba di Pelabuhan Inulu yang jaraknya hanya 2 km dari pantai Gubahi ini.

Sekitar 4 km dari Pantai Gubahi, kita akan menemukan Pantai Watotohu yang berada di Desa Inulu. Pantai ini masih sangat alami, karena belum tersentuh dan dikelola oleh masyarakat. Sepanjang pantai kita akan terhipnotis oleh jejeran pohon kelapa yang membuat para pengunjung tidak ingin meninggalkan tempat ini.

Meski belum terekspos, pantai ini juga kerap dikunjungi oleh beberapa komunitas sebagai tempat nge-camp loh. Letaknya yang jauh dari keramaian masyarakat membuat pengunjung dapat benar-benar menikmati kesendirian dari hiruk pikuknya perkotaan atau rutinitas kerjaan yang melelahkan. Meski jauh dari pemukiman penduduk, letak Pantai Watotohu ini berada dipinggir jalan sehingga sangat mudah ditemukan.

“Pantainya bagus, masih sangat alami apalagi pohon kelapanya. Sampah botol-botol plastik banyak ditemukan, tapi sepertinya ini bukan sampah para pengunjung, namun ini sampah yang datang dari laut, dikarenakan penduduk sekitar banyak yang menjadi nelayan rumput laut”, ucap Darno salah satu pengunjung asal Baubau pada Minggu, 28 Juni 2020.

“Pohon kelapanya cantik, sepertinya bagus kalau buat film di sini”, tambah Syahrul Art seorang youtuber mahasiswa IKJ asal Buton Selatan yang juga berada di lokasi sedang camping bersama teman-temannya

Gimana setelah melihat keindahan dua pantai di atas? Sangat menakjubkan bukan? Jangan lupa masukkan dalam list destinasi yang ingin kamu kunjungi, karena di sini kamu akan menemukan petualangan yang seru, tapi jangan pernah meninggalkan sampah dimanapun kamu berada ya.

Penulis: Yulisnawati

Editor: Sumarlin

Leave A Reply

Your email address will not be published.