DPRD Kendari Dorong Balai Benih Ikan Jadi Objek Wisata Baru

0

KENDARI – Komisi II DPRD Kota Kendari mengunjungi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Ikan air tawar di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Rabu (22/9/2021).

Kunjungan dilakukan untuk melihat kondisi Balai Benih Ikan yang selama ini terkesan diabaikan, padahal memiliki potensi menjadi objek wisata bagi warga kota Kendari.

Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari Andi Solulipu mengaku, UPTD Balai Benih Ikan Dinas Perikanan Kota Kendari ini punya potensi besar untuk dikembangkan sebagai objek wisata baru, sebab lokasinya yang strategis.

Hanya saja, menurut politisi PDIP ini, butuh dukungan banyak pihak dimulai dengan penambahan jumlah pengelola balai benih, sebab dari luas lahan sekira 2 hektare hanya tiga orang pengelolanya.

“Kebutuhan yang paling krusial itu luas lahan 2 hektare, namun sumber daya manusia pengelola hanya tiga orang itu sangat minim, olehnya itu kita ke depan akan melakukan RDP dengan pemerintah kota untuk menjembatani sehingga ada beberapa orang yang bisa ditempatkan di sini (balai benih) agar bisa dikelola secara profesional, karena ini menjanjikan PAD,” ungkapnya.

Selain itu, Komisi II DPRD akan mendorong Dinas Perikanan Kota Kendari melakukan terobosan untuk bekerjasama dengan universitas maupun pemerintah pusat sehingga Balai tersebut bisa digunakan sebagai sumber belajar utamanya bagi para mahasiswa.

DPRD, lanjut Andi Sulolipu, akan meminta sejumlah OPD terkait untuk memfasilitasi perbaikan akses jalan menjual balai benih karena kondisi masih rusak. Termasuk membenahi sejumlah fasilitas yang tersedia dalam kawasan balai benih.

Sementara itu, Kadis Perikanan Kota Kendari Imran Ismail menjelaskan, potensi Balai Benih Ikan Air tawar ini bisa menampung hingga 1 juta bibit ikan, namun saat ini masih diisi empat jenis ikan air tawar.

Ikan air tawar yang dikembangkan di sini yakni, koi, gurame, nila dan lele.

“Saat ini ada 18 kolam baik untuk pembenihan maupun pembesaran dan tempat indukan yang sudah kami adakan sejak tahun lalu,” katanya.

Dia mengaku, balai benih ini sudah sering  dimanfaatkan warga kota Kendari untuk mengambil benih ikan untuk dipelihara maupun dibudidayakan.

Dia berharap dengan kunjungan Komisi II pengembangan balai benih ikan air tawar ini bisa semakin baik.

Reporter: Sunarto

Leave A Reply

Your email address will not be published.