Dispar Kolaka Wajibkan Pengelola Destinasi Wisata Terapkan Protokol Kesehatan

0

KOLAKA – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kolaka kembali mengizinkan destinasi wisata di wilayah setempat dibuka bagi pengunjung, setelah sempat ditutup selama pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kolaka, Zulkarnain mengatakan pemberian izin dibukanya kembali destinasi wisata ini, dibarengi dengan kewajiban pengelola dalam menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir atau hand sanitizer, dan menjaga jarak.

Sejak dikeluarkannya instruksi Bupati Kolaka, pada Juli 2020 lalu, pihaknya langsung melakukan prakondisi pada sektor wisata. Hal tersebut untuk melihat kesiapan pengelola destinasi wisata dalam menyiapkan protokol kesehatan pada objek wisata yang dikelolanya.

Zulkarnain mengakui bila destinasi wisata di Bumi Mekongga masih banyak yang belum secara optimal menerapkan protokol kesehatan tersebut di masa adaptasi kebiasaan baru. Kondisi ini terlihat ketika pengunjung yang datang tidak menggunakan masker maupun menjaga jarak.

Hanya saja, paling tidak, kata dia, saat ini di beberapa objek wisata sudah terpasang baliho-baliho berisi imbauan penerapan protokol kesehatan penanganan Covid-19. Begitu juga dengan tanda jaga jarak yang sudah dibuat pada semua fasilitas di lokasi wisata.

“Kami berharap hal ini dapat dipatuhi oleh pengunjung saat melakukan kegiatan berwisata,” jelasnya ditemui di Kolaka, Rabu (26/8/2020).

Pihaknya, siap memberikan sanksi bagi pengelola destinasi wisata yang mengabaikan protokol kesehatan ini. Destinasi wisata yang tidak menerapkan protokol kesehatan saat dilakukan evaluasi, oleh pihaknya bakal menutup kembali destinasi wisata tersebut.

Saat ditutup kembali, pengelolanya diminta untuk mempersiapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19 sesuai standar yang ditetapkan. Bukan hanya bagi pengunjungnya, pengelola pun harus menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19 tersebut.

“Di loket harus ada tanda jaga jarak, fasilitas yang tersedia juga sudah diberikan tanda-tanda. Kami telah membuat pernyataan yang telah disetujui oleh semua pengelola destinasi wisata,” tambahnya.

Dirinya berharap kepada masyarakat agar senantiasa tertib mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19 ketika berkunjung atau berwisata pada masa adaptasi kebiasaan baru ini. Agar destinasi wisata tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Bumi Mekongga.

Kontributor: Sitti Nurmalasari
Editor: Sumarlin

Leave A Reply

Your email address will not be published.