Akibat Wabah Covid-19, Tahapan Sayembara Masterplan Wisata Toronipa Tertunda

0

KENDARI – Sejak Wabah Virus Corona atau Covid-19 merebak di Indonesia, bahkan sampai ke seluruh dunia, sejumlah proyek yang telah dirancang pemerintah, ditunda untuk sementara. Hal ini juga terjadi pada tahapan pelaksanaan sayembara masterplan wisata terpadu Pantai Toronipa, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penundaan pelaksanaan ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata (Dispar) Sultra, I Gede Panca, Senin (20/4/2020). Menurut dia penundaan ini tidak lain akibat adanya pandemi Covid-19.

Sehingga I Gede Panca menyebutkan batas waktu penundaan tahapan sayembara tersebut dalam jangka waktu yang tidak ditentukan. Sebab dampak covid-19 ini, dinilai sangat memiliki pengaruh terhadap sektor pariwisata.

“Penundaan tahapan pelaksanaan Sayembara masterplan wisata terpadu Pantai Toronipa, ini hingga batas yang tidak ditentukan,” kata Panca.

Selanjutnya, alasan lain sehingga pihaknya menunda proses pelaksaan sayembara ini, karena dinilai pihak sponsor tidak akan mau mendukung kegiatan tersebut, dengan alasan pandemi Covid-19.

Dia juga menjelaskan, mengapa para sponsor enggan mendukung kegiatan tahapan pelaksaan sayembara masterplan ini, karena mereka (Sponsor) juga banyak menjadi korban ekonomi dari efek domino Covid-19.

Sehingga, tegas Dia walaupun tahun ini (2020) pelaksaan tahapan sayembara, tidak dapat terlaksana dalam proses penilaiannya, kemungkinan akan diundur hingga tahun depan sambil menunggu recovery bisnis para Sponsorship.

Padahal berdasarkan jadwal tahapan, penilaian karya akan digelar sekitar Oktober 2020, dengan harapan dokumen desain para peserta sudah masuk semua hingga September 2020 mendatang.

“Sponsor tidak akan ada yang mendukung dan semua bisnis kan lagi down kita tidak tahu sampai kapan corona, kita berdoa bisa cepat berlalu,” harapnya.

Dia tanya soal peserta sayembara yang telah mengirimkan hasil karyanya ke pihak panitia, beber I Gede Panca yakni 25 peserta. Dari 25 peserta, mereka berasal dari Sultra, yakni Kendari dan Kolaka, sementara di luar Sultra, ada yang dari Jogjakarta, Malang, Bali hingga Jakarta.

“Ada perserta yang mengirim karyanya, di masa pandemi ini, namun kami sudah menyurati mereka, bahwa tahapannya ditunda sampai batas waktu tidak ditentukan,” jelasnya.

Sebagai informasi, sayembara ini digelar untuk pembuatan desain kawasan terpadu wisata Toronipa. Para peserta harus mampu membuat desain yang menyatukan alam terbuka hijau dan bangunan. Dengan itu, dari puluhan peserta yang mengikuti sayembara ini, bakal mendapatkan hadiah utama satu unit mobil.

Sebab, kawasan wisata terpadu Toronipa bakal dijadikan terminal pusat pariwisata di Sultra yang akan menghubungkan lokasi wisata lainnya, seperti Pulau Bokori, Pulau Saponda, dan Pulau Labengki.

Reporter : Sunarto

Editor : Sumarlin

Leave A Reply

Your email address will not be published.